Senin, 24 Mei 2010

ahhhhh...
seperti kata dunia kita menangis...
kelam jiwa merenggut setiap pelopor jiwa ...
terbaring dibawah bukit yang jauh lebih dalam dan kelam...
jiwa2 itu terangkat kembali terdampar dipinggiran kota yang kian ramai dan pikuk...
menyapu tiap debu terhempas dengan ketegaran jiwa2 yang hidup kembali...
bukan mimpi tetapi benar dia bukan...